Apa Itu Social Bookmarking !
Social
bookmarking merupakan salah satu metode Search Engine Optimization (SEO) yang
mendongkrak trafik atau jumlah kunjungan ke sebuah situs. Pada awalnya lebih
banyak digunakan pengguna internet sebagai wadah saling berbagi informasi dari
berbagai sumber dunia maya, tetapi belakangan ini justru dimanfaatkan para
pemilik situs untuk keperluan SEO. Yuk cari tahu lebih lanjut tentang apa itu
social bookmarking, mulai dari pengertian, jenis dan manfaat.
Walaupun
sudah mengetahui kegunaan utama dari segi SEO, justru masih banyak pemilik
situs yang belum tahu pengertian dasar social bookmarking. Seperti dilansir
dari laman wikipedia, social bookmarking merupakan layanan online bersifat
terpusat yang memungkinkan pengguna untuk menambah, memberi catatan, mengubah
dan berbagi bookmark atau tautan (link) dari dokumen web.
Menurut
sejarah terangkum pada laman wikipedia, layanan bookmark online mulai meluncur
di dunia maya pada April 1996 yang diiringi perilisan itList. Adapun fitur yang
disajikan berupa bookmark umum dan tertutup. Tak lama kemudian muncul WebTagger
-dikembangkan oleh tim divisi ilmu komputer NASA– yang dirilis pada Sixth
International WWW Conference di Santa Clara, April 1997. WebTagger menyertakan
sejumlah fitur social bookmarking termutakhir seperti kemampuan kolaborasi
berbagi dan mengatur bookmark menggunakan antarmuka berbasis web, menyediakan
komentar dan mengatur menurut kategori.
Sejak tahun
1996 silam, begitu banyak layanan manajemen bookmark online yang dirilis ke
dunia maya. Salah satu yang paling terkenal adalah Delicious, resmi meluncur
pada 2003 lalu mempopulerkan dua istilah beken “social bookmarking” dan
“tagging “. Tagging merupakan sebuah fitur penting dari sistem social
bookmarking yang memungkinkan pengguna lebih fleksibel mengatur bookmark.
Dalam sistem
social bookmarking, pengguna sengaja menyimpan tautan yang ingin diingat dan
sekedar berbagi ke pengguna lain. Simpanan bookmark biasanya bersifat umum,
tetapi boleh tertutup kemudian diatur khusus untuk pribadi, orang tertentu,
grup, jaringan atau kombinasi antara umum dan tertutup. Orang lain bisa melihat
koleksi bookmark jika pengguna berbagi untuk umum, malahan dapat terakses via
mesin pencari (search engine).
Hampir
sebagian besar layanan social bookmark memudahkan pengguna untuk mengatur
bookmark dengan tag informal. Selain itu pengguna dapat melihat bookmark
terkait tag tertentu, kemudian menyertakan informasi penting tentang jumlah
pengguna yang telah mem-bookmark. Tentu konsep https://id.wikipedia.org/wiki/Labelnya
jauh berbeda dari layanan bookmark berbasis web browser.
Banyak
layanan social bookmarking menyediakan web feed untuk daftar bookmark, termasuk
daftar menurut tag. Ini
memungkinkan pengguna menyadari adanya bookmark baru usai menyimpan, berbagi
atau ditandai oleh pengguna lain. Selain itu bertujuan mempromosikan situs via
membangun jaringan dengan pengguna social bookmarking lainnya.
Ketika
layanan bookmarking semakin matang dan terus tumbuh populer, sejumlah fitur
ekstra ditambahkan seperti rating dan komentar pada bookmark. Selain itu masih
ada fitur keren lainnya seperti impor dan ekspor bookmark dari browser,
mengirim email, beragam fitur jaringan sosial dan grup.
Jenis Social Bookmarking !
Setelah
mengetahui apa itu social bookmarking, selanjutnya jenis social bookmarking
secara garis besar terbagi menjadi tiga jenis yaitu umum, edukasi dan berita.
Ketiganya dapat dimanfaatkan pemilik situs untuk dongkrak posisi hasil
penelusuran pada mesin pencari.
1. Social
Bookmarking Umum.
Pengguna
dapat mem-bookmark dokumen web ke kategori tertentu lalu berbagi ke pengguna
lain. Mereka juga dapat melihat bookmark pengguna lain dalam kategori sejenis.
Banyak manfaat hebat bisa diperoleh pengguna, termasuk hemat waktu pencarian di
mesin pencari dan jumpai beragam situs unik nan atraktif.
2. Social
Bookmarking Edukasi.
Social
bookmarking fokus pada beragam kegiatan akademik dan penelitian. Kehadiran
layanan ini justru mempermudah murid dan guru yang ingin menambah pengetahuan
akademik. Para guru bisa menemukan situs edukatif di Internet, kemudian
dibagikan kepada murid. Mereka juga dapat mengecek situs hasil bookmark
pengguna lain pada subjek yang sama.
3. Social
Bookmarking Berita.
Social
bookmarking dipenuhi beragam berita terbaru yang sengaja disimpan oleh pengguna
lain. Blog dan artikel yang memuat berita paling baru dapat ditemui pada situs
ini. Pengguna tak sekedar membaca berita dan memperoleh informasi, namun turut
diperbolehkan berpartisipasi dalam voting agar menjadi headline alias trending
topic. Kehadiran social bookmarking khusus berita mempermudah pengguna internet
menemukan berita atau topik terkini yang sedang ramai dibicarakan masyarakat.
Manfaat Social Bookmarking !
Setelah
membahas mengenai apa itu social bookmarking dan jenisnya, selanjutnya adalah
manfaat social bookmarking. Kehadiran social bookmarking di dunia maya tak
sekedar beri keuntungan bagi pengguna internet, tetapi pemilik situs yang ingin
memperkaya formula SEO. Setidaknya ada lima manfaat social bookmarking
sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.
Social
bookmarking merupakan tempat sempurna mempromosikan situs dan artikel
tulisan sendiri. Dengan demikian situs lebih mudah “terlihat” di mata pengguna
internet.
Memungkinkan
pengguna berinteraksi dengan pengguna social bookmarking lainnya untuk berbagi
bookmark, berkirim pesan dan komentar pada konten. Social bookmarking bisa jadi
ajang membangun reputasi dan komunitas antar pengguna dengan minat yang sama.
Ini salah satu trik membuat situs sebagai sumber terpercaya bagi pengguna lain.
Para pemilik
situs harus memanfaatkan social bookmarking sebaikmungkin, apalagi memberi
backlink yang “dihargai” oleh mesin pencari dan turut bantu membangun Google
Page Rank. Sayangnya beberapa situs social bookmarking saat ini telah
menginstruksi Google untuk tidak menghitung backlink yang berasal dari mereka.
Semua tautan menuju situs lain dianggap nofollow. Adanya instruksi tersebut
telah membuat sejumlah pemilik situs ragu mencari backlink karena merasa tak
diberi keuntungan apapun. Padahal social bookmarking tak sekedar cari backlink
semata melainkan trafik kunjungan.
Memang benar
hingga saat ini social bookmarking masih dianggap ladang istimewa membangun
backlink dan PageRank. Sebagian besar situs layanan social bookmarking telah
menginstruksi Google tidak memberi nilai apapun alias nofollow terhadap link
yang berasal dari mereka, meskipun demikian mesin pencari tetap memberi
hitungan walaupun kurang begitu istimewa. Banyak pakar percaya bahwa Google
tetap beri nilai pada link nofollow dari social bookmarking, tetapi cara
penilaian sedikit berbeda. Mereka beralasan bahwa meski Google tidak memberi
nilai pada link tersebut, tetapi alamat situs yang jadi bagian dari teks tautan
juga memberi keuntungan.
Banyak pakar
menyarankan untuk membangun popularitas di komunitas social bookmarking yang
secara tidak langsung turut membangun backlink dan PageRank. Pernyataan ini
terdengar sederhana, tetapi punya pengaruh begitu kuat. Dengan rajin menulis
artikel relevan berkualitas lalu dibagikan ke pengguna social bookmark lainnya,
maka turut membangun viral kuat yang membuat link dicantumkan secara cuma-cuma
oleh pemilik situs/blog lain. Social bookmarking masih menjadi kunci spesial
untuk mendongkrak posisi hasil penelusuran mesin pencari. Oleh karena itu
jangan pernah diabaikan dalam penyusunan formula SEO.
Harus diakui
jika social bookmarking punya pengaruh kuat mendongkrak peringkat situs pada
hasil penelusuran mesin pencari. Meskipun demikian pemilik situs tak boleh
memanfaatkan layanan gratis tersebut secara brutal, alias cenderung spam.
Tindakan tersebut kurang begitu disukai admin social bookmarking karena
mempengaruhi kualitas bacaan, sehingga mengambil tindakan nofollow pada semua
link yang tersimpan. Oleh karena itu, manfaatkan sewajarnya tanpa membuat onar.







0 komentar:
Posting Komentar